Sangkar Wiku Tumuwuh Dorong Pemanfaatan Aset Daerah untuk Pertanian Berkelanjutan

Sumber Gambar : Dokumentasi

Sangkar Wiku Tumuwuh Dorong Pemanfaatan Aset Daerah untuk Pertanian Berkelanjutan

Yayasan Sangkar Wiku Tumuwuh mendorong pemanfaatan aset daerah secara produktif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Semarang. Melalui kegiatan advokasi, yayasan ini menginisiasi dialog dan kolaborasi lintas perangkat daerah guna mengoptimalkan aset publik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Advokasi tersebut ditindaklanjuti melalui forum koordinasi bersama Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di Aula Lantai II BKUD Kabupaten Semarang. Kegiatan ini melibatkan Bagian Hukum SETDA, Bagian Tata Pemerintahan SETDA, Dinas Pertanian dan Perikanan, Pemerintah Kecamatan Bergas, serta Pemerintah Kelurahan Bergas Lor sebagai pemangku kepentingan terkait pengelolaan aset daerah.

Dalam forum tersebut, Yayasan Sangkar Wiku Tumuwuh memaparkan gagasan pemanfaatan aset daerah di bidang pertanian dengan pendekatan berkelanjutan. Aset daerah diproyeksikan sebagai lahan produktif yang dikelola secara tertib regulasi, ramah lingkungan, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Diskusi juga membahas skema pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), mekanisme penyewaan tanah aset daerah, serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan aset publik agar tetap akuntabel dan transparan. Badan Keuangan Daerah Kabupaten Semarang menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah sebagai dasar pemanfaatan aset yang sesuai ketentuan dan berkelanjutan.

Yayasan Sangkar Wiku Tumuwuh menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah untuk pertanian berkelanjutan merupakan strategi jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan tata kelola. Melalui keterlibatan generasi muda dan pendampingan yang berkesinambungan, sektor pertanian diharapkan semakin adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Melalui advokasi ini, Yayasan Sangkar Wiku Tumuwuh berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan aset daerah yang berdampak nyata. Sejalan dengan visi “Tumbuh dari Nilai, Bergerak dengan Makna”, pemanfaatan aset daerah diharapkan menjadi fondasi penguatan pertanian berkelanjutan dan pembangunan daerah yang inklusif di Kabupaten Semarang. ***